This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Senin, 24 Maret 2014
00.03
Unknown
Senin, 10 Maret 2014
23.28
Unknown
Jumat, 14 Februari 2014
22.23
Unknown
Rabu, 05 Februari 2014
19.08
Unknown
Minggu, 19 Januari 2014
18.36
Unknown
Jumat, 17 Januari 2014
19.49
Unknown
Menurut tips dr Prihantini dari Erha Apothecary, saat memulaskan produk-produk untuk kulit wajah, sebaiknya perhatikan arah gerakan yang dilakukan. Seperti diajarkan oleh orangtua kita, saat memoleskan produk untuk kulit wajah, biasanya kita mengoleskan produk pada beberapa titik: dahi, pipi kanan dan kiri, dagu, dan hidung. Nah, yang jadi pertanyaan, ke arah mana pijatan jari-jari Anda?
Sebagian besar kita akan mengoleskannya dari bagian depan ke belakang. Sebagai contoh, di pipi kanan, Anda akan menggunakan tangan kanan, lalu memutarnya searah jarum jam. Dari bagian dekat dengan bibir ke arah telinga, jika Anda lihat arah putarannya, maka Anda berarti menarik kulit pipi ke bawah. Ia mengajarkan agar mencoba memijat wajah dengan arah yang berlawanan dengan gravitasi.
Yang bisa Anda lakukan adalah mencoba melawan gravitasi. Dalam hal ini, untuk pipi bagian kanan, coba ambil ancang-ancang dari dekat telinga, lalu gerakkan tangan memutar ke arah dahi, turun kembali secara perlahan, tanpa tekanan penuh ke arah bibir, menuju dagu, lalu naik lagi. Begitu terus. Sementara itu, di sebelah kiri, lakukan serupa. Dari arah dalam, menuju atas, ke depan, lalu kembali ke arah dekat telinga, dan naik kembali. Lakukan di seluruh wajah. Menurut dr Prihantini, cara ini dilakukan sebagai upaya untuk memperlambat penuaan diri, dengan cara memperlancar aliran darah.
Sementara untuk pijatan dari bagian leher, Olay memberikan saran untuk bisa melakukan dengan arah yang serupa, yakni ke arah ke atas, berlawanan dengan arah gravitasi. (Bisa dilihat pada foto). Coba lakukan pijatan seperti pada gambar di langkah 2 untuk membantu memperlancar aliran darah pada wajah. Lakukan gerakan 3 untuk memperlancar dan membuat sehat daerah mata. Pastikan Anda tidak menekan terlalu kencang sehingga membuat tarikan pada kulit. Tarikan pada kulit bisa membuat kulit kendur.
Sekian dari saya selamat mencoba!
Rabu, 15 Januari 2014
19.50
Unknown
Jika mendengar ada terapi pijat dengan pisau mungkin sudah membuat Anda ngeri. Tapi di Taiwan, metode pijat ini sangat digemari, hingga harus ngantri untuk mendapatkan perawatan tersebut.
Warga Hsinchu di Utara Taiwan, China menggemari pijat mengerikan ini. Mereka percaya terapi dengan pisau dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Sebelum melayani pengunjung, terapis mengasah pisau daging dengan batu basah ke seluruh permukaan pisau. Fungsinya, agar membuat pisau semakin tajam. Meski terkesan sadis, tapi terapi bernama ‘The Chinese Knife Massage’ itu memiliki banyak manfaat kesehatan. Seperti dilansir Oddity Central pijat pisau bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, membuang racun berbahaya dan membuang energi yang tidak baik di dalam tubuh.
Cara kerjanya adalah, tiga sampai empat terapis bersama-sama ‘menyerang’ konsumen dengan pisau. Jangan ngeri dulu, karena pisau-pisau tersebut tidak akan membuat tubuh menjadi berdarah.
Belum sampai di kulit, pisau akan segara diturunkan dan pisau tidak ditekan pada kulit. Gerakan naik-turun pisau disinyalir dapat melepaskan energi statis yang dapat menyembuhkan penyakit. ‘Chop, chop, chop and the pain will go away’, begitulah moto dari terapi pisau tersebut.
